Ahmad Faizal
20210369
4EB22
Translasi mata uang asing adalah
proses pelaporan informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang lainnya. Translasi
mata uang asing dilakukan untuk mempersiapkan laporan keuangan gabungan yang
memberikan laporan pada pembaca informasi mengenai operasional perusahaan
secara global, dengan memperhitungkan laporan keuangan mata uang asing dari
anak perusahaan terhadap mata uang asing induk perusahaan.
Translasi hanyalah perubahan satuan
unit moneter, misalnya pada sebuah necara yang dinyatakan dalam pound Inggris
disajikan ulang ke dalam nilai ekuivalen dolar AS. Tidak ada pertukaran fisik
yang terjadi, dan tidak ada transaksi terkait yang terjadi
·
Tiga alasan
tambahan dilakukannya translasi mata uang asing, yaitu:
1. mencatat
transaksi mata uang asing;
- memperhitungkan efeknya perusahaan terhadap translasi mata uang; dan
- berkomunikasi dengan peminat saham asing.
Istilah
dalam translasi mata uang asing :
1. Konversi, merupakan pertukaran suatu mata
uang ke dalam mata uang lain.
2. Kurs kini, merupakan nilai tukar yang berlaku
pada tanggal laporang keuangan yang relevan.
3. Posisi
aktiva bersih yang beresiko, merupakan kelebihan aktiva yang diukur dalam atau berdenominasi dalam
mata uang asing dan di translasikan dengan menggunakan kurs kini dari kewajiban
yang diukur atau berdenominasi dalam mata uang asing dan ditranslasikan dengan
menggunakan kurs kini.
4. Kontrak
pertukaran forward,merupakan
suatu perjanjian untuk mempertukarkan mata uang dari Negara yang berbeda dengan
menggunakan kurs tertentu (kurs forward) pada tanggal tertentu di masa depan.
5. Mata uang
fungsional, merupakan
mata uang utama yang digunakan oleh suatu perusahaan dalam menjalankan kegiatan
usaha. Biasanya mata uang tersebut adalah mata uang Negara dimana perusahaan
itu berlokasi.
6. Kurs histories, merupakan kurs nilai mata uang asing yang digunakan
pada saat suatu aktiva atau kewajiban dalam mata uang asing dibeli atau
terjadi.
7. Mata uang
pelaporan, merupakan
mata uang yang digunakan perusahaan dalam menyusun laporan keuangan.
8. Kurs spot, merupakan nilai tukar untuk
pertukaran mata uang dalam waktu segera.
9. Penyesuaian
translasi, merupakan
penyesuaian yang timbul dari proses translasi laporan keuangan dari mata uang
fungsional suatu perusahaan menjadi mata uang pelaporannya.
Daftar istilah translasi mata uang
asing yang diadaptasi dari PSAK (SFAS) no.52, 1981.
1. Atribut, karakteristik kuantitatif suatu pos
yang diukur untuk keperluan akuntansi. Contoh, biaya histories dan biaya
penggantian yang merupakan atribut suatu aktiva.
2. Konversi, pertukatan suatu mata uang ke
dalam mata uang lain.
3. Kurs kini, nilai tukar yang berlaku pada
tanggal laporan keuangan yang relevan.
4. Diskonto, ketika tingkat pertukaran yang
berikutnya lebih rendah daripada tingkat yang berlaku sekarang.
5. Posisi
aktiva bersih yang beresiko, kelebihan aktiva yang diukur dalam atau berdenominasi dalam mata uang asing
dan ditranslasikan dengan menggunakan kurs kini dari kewajiban yang diukur atau
berdenominasi dalam mata uang asing dan ditranslasikan dengan menggunakan kurs
kini.
6. Mata uang
asing, suatu mata
uang selain mata uang yang digunakan oleh suatu Negara, mata uang selain mata
uang pelaporan yang digunakan oleh perusahaan.
7. Laporan
keuangan dalam mata uang asing, laporan keuangan yang menggunakan mata uang asing sebagai unit
pengukuran.
8. Transaksi
mata uang asing, transaksi
(yaitu penjualan atau pembelian barang atau jasa, atau utang pinjaman atau
piutang usaha) dengan syarat-syarat yang dinyatakan dalam mata uang selain mata
uang fungsional perusahaan.
9. Translasi
mata uang asing, proses
untuk menyatakan jumlah-jumlah yang berdenominasi atau diukur dalam suatu mata
uang ke dalam mata uang yang lain dengan menggunakan kurs nilai tukar diantara
dua mata uang tersebut.
10. Operasi
luar negri, suatu
operasi yang menghasilkan laporan keuangan yang (1) dikombinasikan atau
dikonsolidasikan atau diperhitungkan berdasarkan metode ekuitas dalam laporan
keuangan perusahaan pelapor dan (2) disusun dalam mata uang asing selain mata
uang pelaporan perusahaan pelapor.
11. Kontak
pertukaran forward, suatu
perjanjian untuk mempertukarkan mata uang dari Negara yang berbeda dengan
menggunakan kurs tertentu (kurs forward) pada tanggal tertentu di masa depan.
12. Mata uang
fungsional, mata uang
utama yanga digunakan oleh suatau perusahaan dalam menjalankan kegiatan usaha,
dan dalam menghasilkan atau menggunakan kasnya.
13. Kurs
histories, kurs nilai
tukar mata uang asing yang digunakan pada saat suatu aktiva atau kewajiban
dalam mata uang asing dibeli atau terjadi.
14. Mata uang
local, mata uang
suatu Negara tertentu yang digunakan; mata uang pelaporan yang digunakan oleh
suatu operasi domestic atau luar negeri.
15. Pos-pos
moneter, kewajiban
untuk membayar atau hak untuk menerima sejumlah unit mata uang dalam nilai yang
tetap di masa depan.
16. Mata uang
pelaporan, mata uang
yang digunakan perusahaan dalam menyusun laporan keuangan.
17. Tanggal
penyelesaian, tanggal
saat suatu utang dibayarkan oleh suatu piutang tertagih.
18. Kurs spot, nilai tukar untuk pertukaran mata
uang dalam waktu segera.
19. Tanggal
transaksi, tanggal
saat suatu transaksi dicatat dalam catatan akuntansi perusahaan pelapor.
20. Penyesuaian
translasi,
penyesuaian yang timbul dari proses translasi laporan keuangan dari mata uang
fungsional suatu perusahaan menjadi mata uang pelaporannya.
21. Unit
pengukuran, mata uang
yang digunakan untuk mengukur aktiva, kewajiban, pendapatan dan beban.
SUMBER :